|
|
|
|
Humor
|
Ditulis Oleh http://wakakak.net
|
|
Saturday, 08 October 2011 |
|
Suatu siang penyiar radio ABC sedang terlibat percakapan dengan pendengar setianya. Pendengar : Halo Radio Asyikk Penyiar : Iya, Dengan siapa niyyy Pendengar : Mau rikues boleh gag? Penyiar : Boleh mau rikues apa? Pendengar : Tolong puterin azan maghrib dong |
|
|
Ditulis Oleh http://www.ketawaketiwi.com
|
|
Friday, 30 September 2011 |
|
Pada suatu hari ada seorang laki-laki yang mulutnya sumbing, dia ingin pergi ke pasar dengan naik angkutan umum. Setelah ia naik angkutan umum dan ia tahu kalo tujuan yang ia maksud sudah hampir tiba, ia pun berkata pada supir, Sumbing : Pak , kiwi ( karena ia sumbing maka ia tdk bisa bilang kiri melainkan ia bilang kiwi ) Lalu sang supir berkata, Supir : Pabrik Kiwi masih jauh , Pak Si Sumbing menjadi bingung dan ia mencoba untuk berkata dengan benar. Sumbing : Pak kiwi, pak Namun apa mau dikata si sumbing tetap tak bisa berkata dengan benar. Supir : Pabrik kiwi masih jauh. Dan hal inipun terjadi sampai ketiga kalinya sehingga sang supir berkata, Supir : Aduh...... pak berapa kali harus saya bilang kalo pabrik kiwi masih jauh nanti kalo sudah sampai pasti saya kasih tahu. Dan setelah menunggu lama akhirnya sampai juga ke pabrik kiwi. Dan sang supir memberitahu si sumbing. Supir : Pak sudah sampai, ini lho pabrik kiwi-nya Dengan hati jengkel si sumbing turun lalu membayar ke pak supir dan berkata, Sumbing : ( dia berkata sambil mengangkat bibir atasnya yang sumbing)K I R I C O K!!!!!! |
|
|
Ditulis Oleh http://www.ketawaketiwi.com
|
|
Friday, 23 September 2011 |
|
Dua orang sahabat, Ali dan Hasan bertemu di bar. Ali : Saya kemarin mengadakan eksperimen yang menarik. Hasilnya luar biasa. Hasan: Oh ya ? Apa itu ? Ali : Kamukan tahu istri saya pelari cepat. Kemarin sewaktu kami mengadakan hubungan suami istri, diam-diam saya mengambil pistol dan menembakkannya. Mendengar suara pistol tersebut, istri saya langsung " berpacu " dengan cepat. Hasilnya benar-benar luar biasa. Kamu boleh mencobanya. Hasanpun berpikir untuk mencobanya nanti. Besoknya mereka bertemu kembali di bar yang sama. Ali membuka pembicaraan. Ali : Bagaimana ? Apakah kamu mencobanya ? Hasan : Ya (dengan wajah sedih). Ali : Lalu bagaimana hasilnya. Kenapa kamu kelihatan sedih ? Hasan : Sewaktu saya pulang kemarin, ternyata istri saya sudah siap dan menunggu di ranjang. Mengikuti saran kamu, diam-diam saya ambil pistol dan menembakkannya. Mendengar suara pistol, istri saya langsung pingsan dan dari lemari pakaian seorang pria telanjang keluar sambil mengangkat tangan. |
|
|
Ditulis Oleh http://gudanghumor.com/
|
|
Friday, 16 September 2011 |
|
Bu guru: “Andi..! coba kamu jawab, siapa itu Thomas Alfa Edison..?” Andi: “Tidak tau bu guru…”. Bu guru: “Kalo James Watt, siapa dia..?” Andi: “Ndak tau juga bu guru..” Bu guru: “Andi! Bagaimana sih kamu ini? ditanya ini itu pasti jawab tidak tau… Tidak pernah belajar ya?” Andi: “Belajar kok bu guru… Lah coba Andi tanya, bu guru tau ndak siapa Arifin Widodo..?” Bu guru: “Tidak tau…” Andi: “Kalau Bambang Setiono Ibu tau?” Bu guru: “Tidak tau… Emang siapa mereka itu..?” Andi: “Yaa itulah Bu…, kita khan pasti punya kenalan sendiri-sendiri..” |
|
|
Ditulis Oleh http://gudanghumor.com/
|
|
Friday, 09 September 2011 |
|
Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan. Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus. Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru. mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan. Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama. Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum. Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran. Di soal kedua tertulis: “Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?” |
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 10 - 18 dari 75 |
|
|