|
|
|
|
Seputar Kepemimpinan
|
Ditulis Oleh Publicator MLC
|
|
Saturday, 19 December 2009 |
NELSON MANDELA-Former president of South Africa and world acclaimed international statesman
Rolihlahla Nelson Mandela lahir di Transkei, Afrika Selatan pada 18 Juli 1918. Ayahnya adalah Chief Henry Mandela dari Suku Tembu. Mandela sendiri dididik di University College di Fort Hare dan University of Witwatersrand dan berkualitas dalam hukum pada tahun 1942. Dia bergabung dengan Kongres Nasional Afrika pada tahun 1944 dan terlibat dalam perlawanan terhadap Partai Nasional yang berkuasa kebijakan apartheid setelah tahun 1948. Ia pergi diadili karena pengkhianatan dalam 1956-1961 dan dibebaskan pada tahun 1961. Setelah pelarangan ANC pada tahun 1960, Nelson Mandela bertekad untuk mendirikan sayap militer dalam ANC. Pada bulan Juni 1961, eksekutif ANC mempertimbangkan usulan mengenai penggunaan taktik kekerasan dan setuju bahwa para anggota yang ingin melibatkan diri dalam kampanye Mandela tidak akan berhenti melakukan perlawanan di ANC. Hal inilah yang menyebabkan pembentukan Sizwe Umkhonto.
Mandela ditangkap dan pada tahun 1962 ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara dengan kerja paksa. Hingga pada tahun 1963, ketika banyak pemimpin sesama ANC dan Umkhonto Sizwe ditangkap, Mandela dibawa dan diadili dengan teman-teman sekomplotan, dengan dakwaan sebuah gerakan menggulingkan pemerintah dengan kekerasan atau kudeta.
Pernyataan-pernyataan Mandela dimasa-masa perjuangan cukup menerima publisitas internasional. Pada 12 Juni 1964, delapan terdakwa, termasuk Mandela, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dari 1964 hingga 1982, dia ditahan di Penjara Pulau Robben, dari Cape Town, setelah itu, ia berada di Penjara daratan Pollsmoor, Selama bertahun-tahun di penjara, reputasi Nelson Mandela semakin mantap. Dia diterima secara luas sebagai reperesentasi tokoh perlawanan paling signifikan pemimpin hitam di Afrika Selatan dan menjadi simbol perlawanan kuat sebagai gerakan anti-apartheid yang tiada henti-hentinya mengumpulkan kekuatan. Ia secara konsisten menolak untuk berkompromi posisi politiknya untuk memperoleh kebebasannya. Nelson Mandela ini bebas pada tanggal 11 Februari 1990. Setelah dibebaskan, ia pun melibatkan diri sepenuh hati dalam hidupnya untuk karya dan perjuangan, berusaha mencapai tujuan hidup yang jauh lebih bebas dari penindasan dan diskriminasi rasisme. Dia bersama rekan-rekan seperjuangannya telah meletakkan dasar-dasar perjuangan dan perlawanan hampir empat dekade. Pada tahun 1991, di konferensi nasional pertama diselenggarakan di dalam ANC Afrika Selatan setelah organisasi itu dilarang pada tahun 1960, Mandela terpilih sebagai Presiden ANC sementara teman dan rekan kerja seumur hidup. Nelson Mandela adalah salah satu tokoh terbesar di dunia dan termasuk pemimpin politik yang paling dikagumi. Semasa Hidupnya ia telah dianugerahi sejumlah penghargaan termasuk Nobel Perdamaian karena ia adalah satu contoh dari kekuatan luar biasa semangat manusia untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan untuk mengejar kebebasan bangsanya. (Diterjemahkan dari africanhistory.about.com)
|
|
|
Ditulis Oleh Publicator MLC
|
|
Wednesday, 26 November 2008 |
|
Di India terdapat suatu tatanan sosial yang disebut kasta * sistem. Urutan telah ada selama ribuan tahun di negara ini. Orang-orang yang dianggap manusia kelas 1 (satu) dilahirkan dari kasta yang tinggi dan yang paling miskin dilahirkan dalam kasta rendah. Orang-orang kecil ini cenderung tertindas, termarginalisir dari hak hidup mereka yang sesungguhnya. Tanah mereka dijarah, tenaga mereka diperbudak dan targisnya dibalik penderitaan tersebut, merekapun dipaksakan oleh para untuk membayar pajak. Hingga hari ini, meskipun Pemerintah menghapuskan sistem kasta pada 1960-an, tetapi dalam praktiknya masih ada hari ini. Mohandas Gandhi (mo Hahn dus GAHN de) telah lahir 2 Oktober 1869 dan milik kasta Bania. Beberapa anaklaki-laki dalam keluarganya pernah menjadi perdana menteri dalam pemerintah. Keluarganya adalah pemeluk agama hindu yang taat, dan ibu Gandhi sangat religius dalam hal ketaatan terhadap agama yang dianutnya (Hindu), Ibunya sering membuat sumpah dan rajin menjalankan puasa * tidak makan dan minum dalam periode waktu tertentu. Dia adalah seorang anak laki-laki pemalu dan tidak memiliki pendidikan yang baik. Menurut otobiografinya, Gandhi seringkali salah eja kata "ketel" pada pengujian ejaan, dan guru mencoba menyuruhnya untuk menyalin kata dari seorang teman sekelas, tapi dia tidak mau. Dia bersisikeras untuk tidak menyontek tugas sekolah dari temannya. Dia pernah membaca buku, sebuah drama tentang seorang anak bernama Shravana yang begitu peduli terhadap orang tua yang buta. Ia membawa dan memandu mereka dengan kain di atas bahunya. Cerita seperti itu meninggalkan kesan pada Gandhi, dia berkata pada dirinya sendiri, "Ini adalah contoh bagi anda untuk mengikuti." Kemudian dimasa kecilnya Gandhi pernah menghadiri sebuah drama tentang seorang anak bernama Hariscandra yang sangat jujur. Hal ini jugalah yang kelak mempengaruhi bangunan karakter seorang Gandhi. Gandhi dan pengantin Kasturbai (Kus Toor bI) menikah di usia tiga belas tahun, karena keluarga memiliki tiga anak laki-laki belum menikah, maka orang tua dan keluarga Gandhi memutuskan untuk menikahkan mereka bertiga dalam waktu yang bersamaan. Karena dimasa muda, kedua saudara Gandhi melwati hidup dengan kedua orang tua mereka, demikianpun Gandi. Gandhi belajar hukum di University College di London dan menjadi seorang pengacara. Dia ia pernah gagal untuk praktek sebagai seorang pengacara di India, kemudian ia pergi ke Afrika Selatan untuk bekerja untuk sebuah perusahaan Inggris. Di sanalah dia mengalami pencerahan untuk pertama kalinya. Sebagai anggota kasta yang lebih tinggi, ia selalu diperlakukan dengan hormat di India, tetapi di Afrika Selatan mereka melihat kulitnya yang gelap dan memperlakukannya sebagai inferior. Meskipun ia kelas satu tiket kereta api, mereka tidak akan membiarkan dia duduk di kursinya. Karena diskriminasi inilah ia menjadi pembela hak-hak semua orang India. Dia telah menemukan panggilan hidupnya. Meskipun Gandhi adalah dari kasta atas, ia merasa kasihan untuk Untouchables *, orang-orang dari kasta yang lebih rendah. Dia telah mengalami penderitaan akibat diskriminasi dari kelompok social mapan borjuis di Afrika. Disebut The Untouchables karena orang-orang dari kasta atas menganggap mereka najis dan dianggap najis bila ada orang dari kelas rendahan (proletar) yang menyentuh mereka. Sebagai aksi protesnya, ia tidak ikut berperang dan juga menolak perdamaian. Ia akan menggunakan perlawanan pasif untuk mencapai tujuannya. Gandhi sudah dipenjara berkali-kali karena pembangkangan sipil. Untuk memassifkan perjuangannya ia pun melahirkan jargon-jargon perlawanan yang artikulatif, jargon tersebut disebutnya dengan satyagraha (Sir teYAH gruh ya), yang berarti "kebenaran + ketekunan". Setelah pemerintah Afrika Selatan mengakui keberadaan dan India sebagai sebuah bangsa, dan tidak lagi memerasnya rakyat India melalui pajak, Gandhi baru merasa ia telah mencapai tujuannya, dan kembali ke negara asaldi India setelah menghabiskan lebih dari dua puluh tahun di Afrika Selatan. Inggris telah memerintah India selama dua abad. Gandhi ditetapkan untuk memperoleh kebebasan bagi rakyat India. Para warga sudah terlalu lama tertindas. Pondok industri, bisnis mereka dijarah dari rumah mereka. Gandhi berkata, Kenyataan penindasan ini harus segerah disudahi dan hak azasi rakyat harus segerah dikembalikan. Ia mendesak perlawanan non-kekerasan. Banyak orang ditangkap karena mereka menolak untuk bergerak, bekerja, atau pergi ke sekolah. Pada tahun 1922 ia dijatuhi hukuman enam tahun penjara, tetapi ia jatuh sakit dan dibebaskan setelah dua tahun. Setelah pulih dari serangan usus buntu, ia belajar jalan dengan menggunakan roda, yang merupakan simbol dari rumah-industri rakyat. Dia juga berhenti mengenakan pakaian tradisional dan mulai memakai cawat dan syal, dengan demikian menunjukkan ia telah meninggalkan nilai-nilai duniawi. Orang-orang mulai memuji-mujinya dan memanggilnya Mahatma (mu HAHT muh), sebuah istilah penghormatan berarti "besar-ikhlas". Semasa hidupnya, ada empat hal yang diperjuangkan oleh Ghandi, diantaranya adalah : 1. Kesatuan antara agama Hindu dan Muslim faksi 2. Penghapusan label "paria" dari orang-orang. 3. Pemulihan industri rumah bagi orang untuk mencari nafkah. 4. Kemerdekaan dari pemerintah Britania Raya. Pada tanggal 31 Desember 1929 sebuah gerakan perlawanan sipil dimulai di India dan 26 Januari 1930 dan puncak dari gerakan perlawanan rakyat sipil tersebut menelurkan sebuah hasil yang gemilang yakni kemerdekaan rakyat dan bangsa India dari belenggu kolonialisme.Tepatnya pada tanggal 26 Januari 1930 inilah India memproklamirkan kemerdekaannya, dan hingga hari ini, peristiwa bersejarah yang jatuh pada tanggal 26 Januari 1930 disebut dengan HUT kemerdekaan Negara India. |
|
| | << Awal < Sebelumnya 11 12 13 14 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 73 - 78 dari 79 |
|
|