|
|
|
|
Reportase
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 14 November 2008 |
M. Ichlas El Qudsi
(Ketua Tim Pemenangan Fauzi-Mahyeldi)
Dikemas dengan Solid
Kesuksesan Drs H Fauzi Bahar Msi dan H Mahyeldi Ansharullah SP memenangi Pemilu KDh Padang, tidak terlepas dari peranan tim sukses yang “menjual” mereka ke masyarakat. Disela-sela penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara KPUD Padang, Ketua Tim Sukses pasangan itu, Michel El Qudsi memberikan bocoran strategi. Katanya, kemenangan mereka adalah bentuk sebuah kepercayaan masyarakat. “Ada 4 poin utama kenapa Fauzi-Mahyeldi dapat diterima ditengah-tengah masyarakat. Pertama adalah, pencitraan keduanya yang sangat kuat sebagai calon ataupun dalam jabatan masing-masing,” ungkap Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Minggu (2/11) di gedung RRI Padang Jalan S Parman. “Jadi tidak sulit mengemas mereka agar dipilih masyarakat.” Selanjutnya, selama ini, kedua calon itu sudah membaur dengan masyarakat banyak dan tidak ada yang tidak mengenal mereka. Ketiga, dukungan organisasi resmi dan tidak resmi yang terus bertambah setelah pasangan ini didaftarkan ke KPUD Padang Agustus lalu. “Yang tidak dapat kita pungkiri adalah kuatnya peranan dua partai – PAN dan PKS untuk memenangkan pasangan calon yang diusung,” kata pemimpin beberapa perusahaan manajemen spirit ini. Untuk strategi kemenangan yang diusung, Michel menyebutkan beberapa hal penting. Diantaranya adalah membangun tim (sukses) berlapis hingga ke daerah terpencil. Untuk tim utama, dia menyebut hanya 40 orang saja. Kedua, membentuk tim sukses independent (non partai) yang mampu masuk disegala lapisan masyarakat – ekonomi lemah, menengah dan tinggi. Memaksimalkan kinerja seluruh tim sukses adalah kunci kemenangan. “Yang tidak kalah penting adalah merancang penzonaan terhadap wilayah Kota Padang yang terbagi dalam 11 kecamatan dan 104 kelurahan. Nah, bagi tim sukses, mereka harus mengenal zona (daerah) masing-masing,” lanjut Michel yang dating bersama beberapa pengurus DPD PAN Padang lainnya. “Karena tim sukses mampu menguasai zona masing-masing, maka jaringan pemilih dapat dimaksimalkan.” Pembusukan = Kampanye Gratis Terkait dengan banyaknya tudingan terhadap pasangan nomor urut 3, Michel menyebutnya sebagai kampanye gratis bagi Fauzi – Mahyeldi. Dia menilai selama kampanye pasangan yang diusungnya – apalagi salah satunya walikota incumbent, 4 pasangan lain memang banyak yang memanfaatkan celah kelemahan Fauzi selama memimpin. “Semakin orang menjelek-jelekkan kita, maka semakin jelaslah siapa yang pantas memimpin kota ini. Kalau kita benar, maka dukungan itu akan datang dengan izin Allah,” pangkas Michel yang bakal maju sebagai Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 ini. Dia meminta masarakat mendoakan pasangan ini mampu mengemban amanah dengan baik. “Kita ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada pasangan. Selanjutnya, tim sukses akan menyerahkan mereka ke partai melalui DPRD Padang untuk dikawal. Jangan sampai, visi dan misi yang telah disepakati bersama antara PKS dan PAN menjadi simpang siur,” kata Michel tegas. (rvi) |
|
|
Ditulis Oleh Sutan Zaili Asril, Wartawan Senior
|
|
Monday, 08 September 2008 |
Ada Jeffrie Geovanie di Pentas Politik Sumbar
DI antara hasil survei Lembaga Survey Indonesia (LSI) potensi daerah pemilihan pada pemilihan umum (Pemilu) 2009 di Sumatera Barat pada Juni 2008 (yang diumumkan awal Agustus 2008) cukup mencengangkan sementara kalangan dan sebagian di antara kita: pertama tentang populeritas H. Jeffrie Geovanie yang sangat signifikan, bahkan — sejauh menurut fakta hasil survei LSI — untuk kategori tingkat variable dan citra jauh lebih baik dan melampaui Gubernur Sumatera Barat H. Gamawan Fauzi?
Fakta awareness responden (nama tokoh diingat responden dari intensitas/frekuensi hubungan dengan tokoh sehari-hari) terhadap tokoh-tokoh Sumatera Barat, sepuluh nama tokoh diingat mereka adalah Gamawan (91,0 persen), Jeffrie (66,1), walikota Padang Fauzi Bahar (54,8), wakil gubernur Marlis Rahman (43,0), amggota DPR-RI Irwan Prayitno (399,1), Ketua DPRD Sumatera Barat Leonardy Harmaini (30,7), anggota DPR Azwir Dainy Tara (24,6), Walikota Buittinggi Djufri (24,6), Wakil Ketua DPD-RI Irman Gusman (21,6), dan Rektor Universitas Andalas (Unand) Musliar Kasim (21,2). Awareness lebih ditentukan tingkat intensitas dan frekuensi tokoh dengan responden. Jadi, wajar kalau nama Gubernur Gamawan paling dikenal.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 15 August 2008 |
Partai Golkar Paling Banyak Dipilih
Padang, Padek-- Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Syaiful Mujani melakukan survei 25 Mei-4 Juni 2008 terhadap 820 responden yang punya hak pilih pada Pemilu 2009 di Sumbar. Survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) hanya sekitar 3,5 persen, sedangkan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Seandainya Pemilu dilaksanakan hari ini, dari 7 parpol lama yang diajukan ke responden (Partai Golkar, PKS, PAN, PPP, Partai Demokrat, PBB, dan PBR) plus dua parpol baru (Hanura dan PMB), maka parpol yang paling banyak dipilih secara spontan adalah Partai Golkar.
Partai Golkar meraih angka 37,6 persen dari 23 persen responden yang merasa dekat dengan parpol. Selanjutnya duo partai yang lahir dari rahim reformasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) sama-sama memperoleh 15,1 persen. Sementara Partai Persatuan Pembangunan hanya menempati posisi keempat dengan 10,8 persen, Partai Demokrat 5,9 persen, Partai Bulan Bintang 5,4 persen, PDI Perjuangan 2,7 persen dan PPDK 1,1 persen, selebihnya di bawah 1 persen. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 15 August 2008 |
|
Parpol Gagal Tokoh Baru, LSI: Masih Diisi Muka-muka Lama Padang, Padek-- Krisis tokoh masih menjadi persoalan krusial yang belum terselesaikan sampai saat ini, terutama pada partai politik (parpol). Hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) kemarin membuktikan, top of mind (pilihan yang ada dalam pikiran pemilih) atas pertanyaan siapa yang akan dipilih sebagai anggota DPR RI jika pemilu dilaksanakan sekarang, jawabannya masih memunculkan muka-muka lama. Dalam survei yang dilakukan terhadap 820 responden menggunakan metoda multistage random sampling dan tingkat kesalahan (margin of error) sebesar +/- 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, pada urutan pertama disebutkan masyarakat adalah Jeffrie Geovanie dengan jumlah responden sebesar 7,9 persen. Selanjutnya, M Azwir Dainy Tara (4,8 persen), Irwan Prayitno (3,3 persen), Djufri (1,6 persen) dan Leonardy Harmainy (1 persen). Nama-nama beken lainnya seperti M. Ichlas El Qudsi, Afrizal, Is Anwar Rajo Perak, Basril Taher, Nudirman Munir, Epyardi Asda, DP Dt Labuan, Asman Abnur, Asli Chaidir, Asril Das. Juga, empat nama lain yang kini dipercaya menjadi anggota DPD RI dari daerah pemilihan Sumbar. Namun nama-nama terakhir ini tingkat keterpilihannya hanya berkisar antara 0,9 persen hingga 0,2 persen saja. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Friday, 15 August 2008 |
Caleg Terpilih Suara Terbanyak
Solok, Singgalang Suara terbanyak diterapkan PAN (Partai Amanat Nasional) dalam merekrut kader menjadi anggota legislatif periode 2009-2014 tak akan menelan korban. Pengalaman pahit Pemilu 2004 merupakan cambuk dan menjadi acuan dalam menyusun AD/ART PAN dalam Mubes tahun 2005 di Semarang. Penegasan itu dikemukakan Pengurus DPP PAN dan Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Daerah Pemilihan Sumbar I, H.Mohammad Ichlas El Qudsi, SSi, MSi, Kamis (16/7) menjawab Singgalang di Sekretariat DPD PAN Kota Solok di jalan K.H.Ahmad Dahlan ketika bersilaturrahmi dengan kader-kader Partai Berlambang Matahari Terbit yang maju sebagai Caleg kota setempat. |
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 55 - 61 dari 61 |
|
|