Kata-kata Mutiara

Bambu memiliki cara yg unik dalam bertumbuh dg merumpun dan menggandakan ruas serta mengoptimalkan panjang dan diameter ruas tersebut...hikmah yg dapat kita ambil adalah, bertumbuh memiliki aspek pembangunan komunitas yg tidak boleh ditinggalkan, mengembangkan berbagai aktivitas dan ranah serta mengoptimalkannya hingga memiliki nilai guna yg tdk kecil....

 

Kita barangkali dapat belajar dari semut soal efisiensi dan efektifitas..penggunaan lahan yg efisien dalam barisan..pergerakan dan komunikasinya yang tidak bertele-tele serta pencapaian target dan tujuannya yang jelas dan terukur..baik secara perorangan maupun berkelompok...

 

Keindahan dan keanggunan cahaya rembulan hanya dapat dilihat dan dirasakan dari pandangan yang jauh...sementara pesona dan keharuman sekuntum mawar hanya dapat dinikmati dari kedekatan...maka, jikalau ingin menjadi yg terbaik adalah anggun n indah dari jauh serta wangi n mempesona dari dekat...mari mencapainya...

 

sebuah tiang akan berdiri kokoh tatkala ditopang oleh pasak2 yang saling berbeda arah bahkan saling berhadapan utk mencapai kesetimbangan...sama halnya dg karya2 kehidupan...

 

Setiap makhluk hidup memiliki cara yg berbeda utk mencapai tujuan..tumbuhan berdiam di lokasi yg relatif tetap lalu memperkuat diri..hewan mengandalkan kemampuan penjelajahannya...sdg manusia menggunakan pengembaraan pikirnya....

 

Perubahan bentuk dan morfologis di alam seperti ukuran, warna dan asesoris memiliki arti perubahan fisiologis dan peran serta kematangan...tapi bagi manusia justru tidak bisa dijadikan ukuran kedewasaan seseorang...banyak yg tdk begitu..

 

Utk menjadi batu mulia yg indah dibutuhkan waktu yg panjang n proses yang spartan dan berliku...begitu juga kita manusia..utk mdptkan karakter terbaik..bth waktu n proses....

 

Jika pernah melihat pusaran angin..terlihat bhw semakin ketengah ia akan semakin kuat energinya..ia kan mampu meruntuhkan dan menghancurkan apapun jua yg ada didepannya.. aktifitas hidup ini juga seperti pusaran...semakin kita terlibat di dalamnya akan semakin besar pula kekuatan kita...tinggal kita memilih pusaran yg benar...

 

Kita barangkali dapat belajar dr semut soal efisiensi dan efektifitas..penggunaan lahan yg efisien dlm barisan..pergerakan n komunikasinya yg tdk bertele2 serta pencapaian target n tujuannya yg jelas dan terukur..baik secara perorangan maupun berkelompok...

 
Menjadi kunang2 yang bersinar dimalam hari adalah ibarat menjadikan diri penuh cahaya tuk pedoman bagi yang membutuhkan...sekalipun tidak seberapa artinya bila dibandingkan cahaya yg paling terang
 
Lihat selengkapnya..

Links
PAN
Profil Michel
Facebook Michel
Google
Yahoo
Sindikasi
Yang Sedang Online


Hasil Rehat 2 Juli 2010 PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh MLC Press   
Saturday, 03 July 2010
Mencari figur Ketua KPK, demikian tema rehat yang digelar oleh Michel El Qudsi Leadership Centre (MLC) pada jum’at April 2010 di Kantor MLC Cisadane-Jakarta Pusat. Acara diskusi bulanan ini, menghadirkan Wakil Ketua Koordinator Indonesian Coruption Word (ICW) Addan Topan Husodo.

Dalam paparan materinya, Adnan mengulas seputar faktor-faktor yang menyebabkan mengapa KPK akhir-akhir ini terkesan lemah secara sistemik. Menurut Adnan, hal ini disebabkan oleh keterlibatan dua institusi (Jaksa dan Polri), yang dianggap menjadi separuh racun yang ikut menginfektir tubuh KPK. Akibatnya, KPK akhir-akhir ini cenderung tidak beda jauh seperti polisi dan jaksa.

“KPK dan Polisi selama ini dianggap cacat, dan gagal dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, mengapa dalam perekrutan, mereka masih dilibatkan? Kalau KPK mau benar-benar bersih, semestinya mereka bebas dari kedua institusi ini.” Demikian penekanan yang Adnan dalam prolog acara diskusi tersebut.

Lebih lanjut Adnan pun menegaskan, faktor inti lain yang turut mempengaruhi semakin boroknya KPK adalah, akibat diseleksi oleh panitia seleksi (pansel) yang juga mengidap banyak masalah. Meminjam istilahnya Adnan “ini penyakit atau cacat bawaan” (red). Komisi tiga DPR-RI yang selam ini berperan penting dalam pemilihan ketua KPK, cenderung tidak kredibel, dan memilih pimpinan KPK berdasarkan pesanan politik.

Hal ini menyebabkan, Kandidat-kandidat Ketua KPK yang kualifive dan punya kredibelitas moral yang baik tereliminasi. Dan orang-orang yang dipilih, adalah yang banyak dililit dosa masa lalau dan berbagai kasus hitam korupsi yang pernah dilakukannya. Konsekuensi dari ketua KPK yang terpilih akibat persilingkuhan kepentingan ini, menyebabkan banyak kasus korupsi yang ditangani KPK secara “tebang pilih”.

Ketika disela oleh moderator, apaka tidak sebaiknya ICW punya kandidat alternatif  untuk menjadi ketua KPK? Jawab Adnan, “Dari ICW sendiri belum pernah terlibat jauh untuk mengusung seseorang untuk menjadi ketua KPK. Ini beresiko, karena ICW punya pengalaman pahit soal itu, sebab orang yang  pernah diusung belakangan ketahuan pernah terlibat dalam berbagai skandal korusi”.

Diakhir acara diskusi yang berlangsung dari pukul 16. 00-18. 00 WIB itu, Adnan menyampaikan bahwa, “Terlepas dari siapapun yang dipilih menjadi ketua KPK, lembaga ini harus benar-benar independen. KPK harus terputus dari mata rantainya dengan lembaga-lembaga yang punya catatan hitam, dan selain itu, seorang ketua KPK pun harus memiliki kematangan leadership dan managerial yang handal. Karena jika yang terpilih adalah sebaliknya, memiliki kepemimpinan yang lemah, maka hal ini akan melemahkan KPK secara sistemik. (MS)  
 
Berikutnya >


 

Salam MLCKegiatanReportaseSeputar KepemimpinanKata MutiaraDialogProfile

Copyright © 2008 Michel El Qudsi Leadership Centre (MLC). All Rights Reserved.
Design by Situsmurah.com.
Untuk tampilan terbaik gunakan Firefox 3