|
Media Online Kuasi Industri Pers Saat ini jurnalisme online menjadi raja di jagad media. Hal ini dikarenakan media online disajikan secara cepat, tepat, akurat kapan dan dimana saja dengan menggunakan perangkat internet. Baik melalui komputer, hand phone (HP) maupun iPet. Kecepatan berita inilah yang membuat media online semakin ekspansif dijagat industri pers. Hal tersebut diakui Arifin Asdhad wakil pimpinan redaksi portal berita www.detik.com dalam acara diskusi yang dilaksanakan Michel Leadership Centre (MLC) pada 25 Agustus 2010. Dalam acara rehat itu, Asdhad menjelaskan, “Dengan iklim pasar atau kecenderungan masyarakat pembaca berita yang demikian, membuat media cetak terancam guling tikar alias bangkrut”. Tapi lagi-lagi Asdhad menegaskan, semuah media punya esensi yang bisa membuat media tersebut eksis atau terpaksa kolaps. Demi menjaga keberlangsungannya, industri pers saat ini selain memiliki media cetak (koran/surat kabar), juga menyediakan media online. Bahkan menurut Arifin, koran sekaliber Kompas pun saat ini membagi fokus perhatian pada media online-nya, yakni www.kompas.com Dalam sajian materi yang berjudul “Kualitas Berita Online” itu, Asyhdad menuturkan, dengan hadirnya media online, oplah surat kabar menurun 5,1 juta pada tahun 1997 menjadi 4,7 juta eksenplar saat ini. Lebih lanjut Arifin menambahkan, saat ini dunia pemberitaan mengistilahkan ”yang cepat mengalahkan yang lambat. Bukan yang besar mengalahkan yang kecil” dalam artian, berita yang cepat sampai kepada khalayak itulah yang banyak diminati. Akibatnya, media online saat ini kian menjamur dijagat dunia pers. Di Indonesia sendiri terdapat belasan media online yang saat ini sedang berkembang pesat. Abad multi digital Dengan beragam fasilitas digital mobile, saat ini membuat masyarakat dengan mudah dan efisien mengakses informasi. Persoalan media cetak atau online, adalah persoalan pilihan. Yang jelas dengan segala kesibukan dan ingar-bingar kehidupan masyarakat urban pada umumnya, mereka lebih memilih mengakses berita dengan media yang tidak merepotkan. Misalnya dengan menggunakan hand phone, iPat dan perangkat digital mobile lainnya. Diproyeksikan, pertumbuhan jumlah pengguna internet per tahun di Indonesia mencapai sekitar 20-an %. Besar pertumbuhan ini jauh lebih besar dari jumlah pertumbuhan penduduk di Indonesia yang tidak lebih dari 3%. Ini semakin meyakinkan kita bahwa, ke depan internet akan menjadi media baru yang akan dinikmati masyarakat Indonesia dalam mengakses indormasi. Dengan asumsi demikian, saat ini media online berpeluang berada di posisi teratas dalam jagad jurnalisme. Semakin banyak orang menggunakan internet dengan ragam media mobile, semakin besar pula peluang pasar media online. Comment · LikeUnlike · Share
|